REVIEW VIDEO YOUTUBE PENDIDIKAN INKLUNSI
REVIEW VIDEO YOUTUBE PENDIDIKAN INKLUNSI
(by : Tiara ananda)
Sekolah inklunsi MI Ma’arif keji Kabupaten semarang
Siapa
bilang anak-anak berkebutuhan khusus harus belajar di sekolah luar biasa saja,
di kabupaten Semarang sebuah madrasah ibtidaiyah Ma’arif Keji membuka pintu
bagi anak-anak berkebutuhan khusus lewat sekolah inklusi. Banyak siswa yang
tidak diterima disekolah umum lainnya namun sekolah ini memberika jalan untuk
anak berkebutuhan khusus agar dapat layak mendapatkan pendidikan pada umumnya
sehingga dapat bersosialisasi dan mengembangkan bakat yang dapat dimiliki.
Sejak
tahun 2012 MI Maarif keji menjadi satu-satunya madrasah inklunsi di kabupaten
Semarang dan 2 tahun terakhir madrasah ini menjalin kerjasama dengan AusAID dan
UNICEF untuk mengembangkan pendidikan inklusif, Sejak dini para siswa diajarkan
untuk tidak membeda-bedakan dalam bergaul dan menghindari aksi bully mereka
diajari untuk berempati dan berpandangan positif pada sesamanya termasuk yang
berkebutuhan khusus.
1. Apa kurikulum yang digunakan dalam sekolah?
Kurikulum
yang digunakan yaitu kurikulum berstandar nasional dari kemendigbud
2.
Apakah anak tidak berkebutuhan khusus kelasnya digabung
dengan berkebutuhan khusus?
Pembelajaran
di kelas berlangsung seperti biasa dalam artian siswa ini digabuung meski ada
siswa dengan kebutuhan khusus, namun madrasah ini memiliki kelas khusus yang
disebut kelas sumber.
3.
Metode apa yang digunakan untuk anak berkebutuhan khusus
agar bisa menerima materi?
Menggunakan
metode kelas tambahan (kelas sumber) kelas ini didesain untuk anak-anak
berkebutuhan khusus di sinilah masing-masing anak berkebutuhan khusus mengejar
ketertinggalan mereka dari teman-temannya. Dengan metode ini membuat anak
berkebutuhan khusus tidak merasa berkecil hati mereka akan merasa sama seperti
yang lainnya. Di sini, anak-anak
mendapatkan layanan bimbingan belajar, simulasi, baik motorik halus dan
motorik kasarnya, kemandiriannya, berbicaranya, dan lainnya. Itu nanti
disesuaikan dengan program pembelajaran individu bagi peserta didik
berkebutuhan khusus.
4.
Berikan contoh metode yang digunakan khusus untuk anak ABK?
a) Metode
ini diberikan kepada Jerico saputra untayana anak yang susah fokus sehingga kesulitan
menyerap pelajaran, siswa kelas 3 madrasah ibtidaiyah ini dilatih memusatkan
perhatian dengan cara menguntai manik-manik pada seutas tali, kesulitannya
untuk membaca pun lambat laun mulai dapat diatasi meski berkebutuhan khusus
siapa sangka Jericho justru memiliki potensi di bidang fotografi yang terus
didorong sekolah untuk mendongkrak kepercayaan dirinya. pada tahun lalu ia
bahkan pernah memamerkan karyanya saat pertemuan lembaga pendidikan Ma'arif
se-jawa tengah di Jepara.
b) Memberikan
pelajaran tambahan bagi siswa siswanya yang berkebutuhan khusus pelajaran
tambahan ini termasuk juga terapi agar mereka dapat mengikuti pelajaran di
kelas seperti kursi berkaki satu ini khusus ditujukan bagi siswa hiperaktif dan
sulit berkonsentrasi dengan beraktivitas di kursi ini mereka dapat belajar
lebih berkonsentrasi dengan aktivitas yang sedang mereka kerjakan
5.
Bagaimana dengan siswa yang tidak berkebutuhan khusus?
Siswa yang
lain pun diajarkan untuk dapat menerima bahkan membantu teman-teman mereka yang
berkebutuhan khusus sejak dini anak-anak ini diajarkan untuk tidak
membeda-bedakan dalam bergaul.
Bermain dengan teman adalah kegiatan favorit anak-anak pada saat istirahat di madrasah ibtidaiyah ini
mereka dapat bermain bersama dengan gembira meski ada beberapa anak dengan
kebutuhan khusus yang bersekolah di sini ini memang menerapkan pendidikan
inklusif di mana 11% siswanya berkebutuhan khusus. Sekolah inklusi merupakan
proses pengintegrasian secara sosial anak-anak berkebutuhan khusus dengan
anak-anak yang normal dalam lingkup pendidikan sejak dini anak-anak dididik
untuk terbuka dan peduli pada teman-temannya yang berkebutuhan khusus sedangkan
bagi anak-anak berkebutuhan khusus mereka akan lebih siap untuk bersosialisasi
di masyarakat.

Komentar
Posting Komentar