KLASIFIKASI DAN KARAKTERISTIK ABK
KLASIFIKASI DAN KARAKTERISTIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Oleh Asep Nur Iskandar
Pada hari Jum'at kemarin saya berdiskusi dengan dosen dan para mahasiswa mengenai Klasifikasi dan karakteristik ABK.
Disini kami membahas tentang pengertian ABK, Jenis-jenis ABK, ciri-ciri ABK, karakteristik, dan klasifikasi ABK.
Adapun pengertian dari Anak Berkebutuhan khusus (ABK) adalah:
Anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik.
Anak-anak berkebutuhan khusus terdiri dari tunanetra, tunarungu dan
tunadaksa, adapun karakteristik kelainan fisik meliputi:
1. Tunanetra
• Fisik, adanya kelainan pada indera penglihatan
• Kemampuan akademik, tidak berbeda dengan anak normal pada
umumnya.
• Motorik, kurang dapat melakukan mobilitas secara umum
• Sosial-emosional, mudah tersinggung dan bersifat verbalism yaitu dapat
bicara tetapi tidak tahu nyatanya.
2. Tunarungu
• Fisik, kesan lahiriah tidak menampakan adanya kelainan pada anak
• Kemampuan akademik, tidak berbeda dengan keadaan anak-anak
normal pada umumnya.
• Motorik, sering anak tunarungu kurang memiliki keseimbangan motorik
dengan baik.
• Sosial-emosional, sering memperlihatkan rasa curiga yang berlebihan,
mudah tersinggung.
3. Tunadaksa
• Fisik, jelas menampakkan adanya kelainan baik fisik, maupun motorik.
• Kemampuan akademik, untuk tunadaksa ringan tidak berbeda dengan
anak-anak normal pada umumnya. Sedangkan untuk tunadaksa berat
terutama bagai anak yang mengalami gangguan neuro-muscular sering
disertai dengan keterbelakangan mental.
• Motorik, banyak tunadaksa yang mengalami gangguan motorik baik
motorik kasar maupun motorik halus.
• Sosial-emosional, anak tunadaksa memiliki kecenderungan rasa rendah
diri (minder) dalam pergaulan dengan orang lain.
Komentar
Posting Komentar