Pendidikan inklusi
Siti Muspiroh
PGSD
Smstr 4
Pada blog hari ini masih tentang pendidikan inklusi. Pembelajaran pada hari Jum'at tepatnya tanggal 25 Februari, kita masuk pada pembahasan Karakteristik dan klasifikasi ABK.
Yang pertama ada pengertian, nah disini kita juga harus tau, apasih pengertian ABK tersebut?. Jadi, ABK merupakan anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya. Dan mereka selalu menunjukkan ketidakmampuannya mental, emosional atau fisik.
Selanjutnya ada ciri-ciri anak ABK. Kontak mata tidak fokus, lebih suka menyendiri, sangat emosional dan kesulitan berkomunikasi. Jika ada teman, saudara, atau tetangga kalian yang memiliki ciri-ciri tersebut sudah dipastikan ABK. Tetapi, kita tidak boleh menghindar atau menjauhi justru kita harus salingk, karena mereka memerlukan bantuan khusus. Dan tidak boleh juga hal tersebut kita normal kan.
Ada juga jenis-jenis ABK. Pertama ada tunanetra (penglihatan), tunarungu (pendengaran), tunalaras (gangguan emosi dan prilaku), tunadaksa (sistem saraf terganggu) dan terakhir ada cerebral palsy (kelumpuhan otak).
Ada juga bagian klasifikasi, disini saya hanya menuliskan salah satu klasifikasi ABK.
Klasifikasi anak tunanetra
* Berdasarkan tingkat ketajaman melihat
Ringan (low vision)
Setengah (partially sognted)
Berat (totally blind)
Karakteristik : mata juling, sering berkedip, menyipitkan mata, kelopak mata merah, infeksi dimata, dan gerakan mata tak beraturan.
Jadi, setiap anak abak memiliki karakteristik dan klasifikasi nya masing-masing, semua ABK tidak lah sama, karena meraka memiliki khasnya sendiri.
Hanya itu yang dapat saya tulis, kurang dan lebihnya mohon di maafkan.
Komentar
Posting Komentar