KLASISFIKASI DAN KARAKTERISTIK ABK
KLASIFIKASI DAN KARAKTERISTIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
oleh Halimatu Sadiah
A.PENGERTIAN
Anak berkebutuhan khusus adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya dan selalu menunjukkan ketidakmampuan mental, emosional atau fisik.
B. ciri-cirinya:
a. kontak mata tidak fokus
b. lebih suka menyendiri
c. sangat emosional
d. kesulitan berkomunikasi
C. JENIS-JENIS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
1. tunanetra
2. tuna rungu
3. tuna laras
4. tuna daksa
5. cerebral palsy
D. KLASIFIKASI DAN KARAKTERISRIK ABK
1. Tuna netra
Klasifikasi berdasarkan tingkat ketajaman melihat:
a. ringan (low vision)
b. setengah (partially soghetd)
c. berat (totally blind)
Karakteristik: mata juling, sering berkedip, menyipitkan mata, kelopak mata merah, sering berkedip, infeksi di mata, gerakan mata tidak beraturan.
2. Tuna Rungu
Klasifikasi:
a. Ringan 25-45db, sulit merespon suara-suara deari jarak agak jauh.
b. Sedang: 46-70db, sulit mendengar dengan jarak 3-5 kaki
c. Berat : 71-90db, hanya dapat mendengar dengan jarak sangat dekat.
Karakteristik: berjalan kaku dan sedikti membungkuk, gerakan mata cepat, agak beringas, lincah, [ernaasannya pendek dan terganggu, emosinya bergejolak, ketidaknyamanan untukberkomunikasi, kualitas suara aneh, terlambat perkembangan bahasanya, banyak perhatian terhadap getaran.
3. Tuna Daksa
Kalsifikasi:
a. cerebral palsy
b. polio
Karakteristik:
a. Anggota gerak tubuh lemah, kaku dan lumpuh
b. kesulitan dalam bergerak
c. Terdapat cacat anggota tubuh
d. Kesulitan berdiri, berjalan dan duduk
d. Hiperaktif tidak dapat tenang.
4. Tuna Grahita
Klasifikasi berdasarkan kapasitas intelektual:
a. Ringan : IQ 50-70 : Disebut moron atau debil,, mmasih bisa membaca, menulis dan berhitung
b. Sedang IQ 35-70 : disebut imbesil, tidak dapat belajar secara akademik
c. Berat IQ 20-75: disebut idiot dan ini snagat memerlukan bantuan dan perawatan total.
Karakteristik Tuna Grahita: kepala besar, raut muka kecil, pandangan tidak normal, raut muka seperti tua, sulit mendengar, sering emosioanl.
5. Tuna Laras
Klasifikasi:
a. Tinggi : hiperaktif, suka berkelahi, memukul, menyerang, merusak barang
b. Rendah : autisme, khawatir, cemas, ketakutan, tertekan, sering menangis
c. Dewasa : suka berfsntasi, berangan-angan, kaku, pasif, mengamuk, mudah bosan.
d. Agresif : suka mencuri, sering bolos sekolah, minggat dari rumah, pulang malam, memiliki gang jahat.
Karakteristik: berkelahi, memukul, pemarah, suka merusak, tidak sopan atau kurang ajar, tidak mau bekerja sama, suka bikin ribut, sering bohong, ceroboh, mementingkan diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar