KLASIFIKASI DAN KARAKTERISTIK BK
Nama : Restu nissa
Prodi : pgsd smt 4
Secara umum Anak Berkebutuhan Khusus, atau yang sering disingkat sebagai ABK adalah suatu kondisi dimana anak memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya yaitu mengalami keterbatasan/keluarbiasaan baik pada fisik, mental-intelektual, sosial, maupun emosional.
Karakteristik anak berkebutuhan khusus
1.Tunanetra adalah individu yang memiliki hambatan dalam penglihatan. tunanetra dapat diklasifikasikan kedalam dua golongan yaitu: buta total dan low vision.
2.Tunarungu adalah individu yang memiliki hambatan dalam pendengaran baik permanen maupun tidak permanen. Klasifikasi tunarungu berdasarkan tingkat gangguan pendengaran adalah:
1.Gangguan pendengaran sangat ringan(27-40 dB),
2.Gangguan pendengaran ringan(41-55 dB),
3.Gangguan pendengaran sedang(56-70 dB),
4.Gangguan pendengaran berat(71-90 dB),
5.Gangguan pendengaran ekstrem/tuli(di atas 91 dB).
Karena memiliki hambatan dalam pendengaran individu tunarungu memiliki hambatan dalam berbicara sehingga mereka biasa disebut tunawicara. Cara berkomunikasi dengan individu menggunakan bahasa isyarat.
3.Tunagrahita adalah individu yang memiliki integlasi yang signifikan berada dibawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi prilaku yang muncul dalam masa perkembangan. klasifikasi tunagrahita berdasarkan pada tingkatan IQ.
1.Tunagrahita ringan (IQ: 51-70),
2.Tunagrahita sedang (IQ: 36-51),
3.Tunagrahita berat (IQ: 20-35),
4.Tunagrahita sangat berat (IQ dibawah 20).
4.Tunadaksa adalah individu yang memiliki gangguan gerak yang disebabkan oleh kelainan neuro muskular dan struktur tulang yang bersifat bawaan, sakit atau akibat kecelakaan, termasuk celebral palsy, amputasi, polio, dan lumpuh.
5.Tunalaras adalah individu yang mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial. individu tunalaras biasanya menunjukan prilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku disekitarnya.
Komentar
Posting Komentar