Klasifikasi dan karakteristik abk
Klasifikasi Dan Karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus
Oleh Husniah
Pada hari Jum’at, saya belajar mengenai Klasifikasi dan Karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus, Dari mulai pengertiannya, ciri-cirinya, Jenis-jenisnya, klasifikasi ABK nya, Karakteristiknya dsb.
Pengertian anak berkebutuhan khusus merupakan anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya dan selalu menunjukan ketidakmampuannya mental, emosional, atau fisik. Ciri-cirinya yaitu, kontak mata tidak fokus, lebih suka menyendiri, sangat emosional dan kesulitan berkomunikasi.
Jenis-jenis anak berkebutuhan khusus yaitu Tunanetra, Tunarungu, Tunalaras, Tunadaksa, Cerebral palsy. Klasifikasi ABK anak berkelainan fisik mengenai Klasifikasi anak tunanetra berdasarkan tingkat ketajaman melihat, yakni Ringan (Low vision), Setengah (Partially Sogted), Berat (Totally Blind).
Klasifikasi ABK anak berkelainan fisik, karakteristiknya mata juling, sering berkedip, menyipitkan mata, kelopak mata merah, sering berkedip, infeksi dimata, gerak mata tak beraturan dan lain-lain.
Klasifikasi Anak Tunarungu, ada tiga yaitu ringan, sedang, dan berat. Karakteristiknya berjalan kaku dan sedikit membungkuk, Gerakan mata cepat, agak beringas, lincah, pernafasannya pendek dan terganggu, emosi bergejolak, ketidakmampua untuk berkomunikasi.
Klasifikasi Anak Tunadaksa ada ringan, sedang, berat. Dan berdasarka letaknya ada spastic, dykenisia, Ataxia, Campuran.
Karakteristik Tunadaksa yaitu anggota gerak tubuh lemah, kaku, lumpuh. Kesulitan dalam bergerak, terdapat cacat anggota tubuh, kesulitan berdiri, berjalan dan duduk, dan hiperaktif tidak dapat tenang.
Bagi Sebagian orang memiliki keterbatasan dan kemampuan dalam dirinya, anak berkebutuhan khusus juga memiliki kelebihan dan kekurangan, terkadang manusia tidak luput dari yang namanya mengina fisik seseorang, tanpa disadarinya.
Komentar
Posting Komentar