Klasifikasi dan karakteristik Abk
Oleh
Neneng suryana
Pada pertemuan Minggu ke 4 ini kita membahas mengenai Klasifikasi dan Karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus
nah dimana seperti yang sudah dibahas diawal perkuliahan bahwa anak berkebutuhan khusus adalah anak yang membutuhkan bimbingan khusus dalam keseharinya karena anak Abk adalah anak yang umumnya berbeda dengan anak normal lainnya
Dimana pada pembahasan kalian kita ada beberapa klasifikasi dan karakteristik Abk yait
1. Tuna netra adalah istilah umum yang digunakan untuk kondisi seseorang yang mengalami gangguan atau hambatan dalam indra penglihatannya. Dimana tuna netra juga memiliki beberapa tingkatan berdasarkan ketajamannya yaitu Ringan (Low Vision), Setengah (Partially Soghted), Berat (Totally Blind)
Kemudian ada juga Karakteristik dari tuna netra yaitu : mata juling, sering berkedip, menyipitkan mata, kelopak mata merah, sering berkedip, infeksi dimata, gerakan mata tak beraturan dl
2. Tuna rung
Tunarungu adalah kondisi di mana fungsi pendengaran seseorang terganggu. Kondisi ini bisa berlangsung hanya sementara atau permanen. Untuk berkomunikasi dengan penyandang tunarungu, diperlukan komunikasi khusus agar maksud pembicaraan bisa tersampaikan dengan baik
Terdapat dua jenis gangguan pendengaran yang membuat seseorang menjadi tunarungu, yaitu yang bersifat bawaan (sudah ada sejak lahir) dan yang terjadi setelah lahir
Klasifikasi anak tuna rung
•Ringan : 25-45db, sulit merespon suara-suara dari jarak agak jauh.
•Sedang : 46-70db, sulit mendengar dengan jarak 3-5 kaki
•Berat : 71-90db, hanya dapat mendengar dengan jarak sangat dekat
Karakteristi
Berjalan kaku dan sedikit membungkuk, gerakan mata cepat, agak beringas, lincah, pernafasannya pendek dan terganggu, emosi bergejolak, ketidakmampuan untuk berkomunikasi dll
3. Tunadaksa adalah suatu kondisi dimana terjadi ketidakmampuan anggota tubuh untuk melaksanakan fungsinya yang disebabkan kelainan atau kecacatan sistem otot, tulang atau persendian. Dimana tunadaksa ini bisa disebabkan karena kecelalakaan atau kelalain orang tua saat pengasuhannya.
Klasifikasi untuk tunadaksa ada tiga yaitu
1. Cerebral Palsy (CP), ada tiga tingkat yaitu Ringan: dapat berjalan tanpa alat bantu, mampu berbicara dan dapat menolong dirinya sendiri, Sedang: Memerlukan bantuan untuk berjalan, Berat: Memerlukan perawatan teta
2. Berdasarkan Letaknya : Spastic: kekakuan pada sebagaian atau semua otot, Dyskenisia: gerakannya tak terkontrol, kekauan dan sulit digerakan, Ataxia: Gangguan keseimbangan, tangan tidak berfungsi, berjalan gontai, Campuran: mengalami kelainan gand
3. POLIO dimana jenis ini ada empa
Spinal : Kelumpuhan pada otot-otot leher, seka dada, tangan dan kaki
Bulbair, kelumpuhan fungsi motorik pada satu atau lebih saraf yang menyebabkan adanya gangguan pernafasan
Bulbispinalis, gambungan keduanya
Encephalitis, umumnya ditandai dengan adanya demam, kesadaran menurun, tremor, dan kadang kejang-kejan
KARAKTERISTIK TUNADAKS
Anggota gerak tubuh lemah, kaku, lumpuh, Kesulitan dalam bergerak, Terdapat cacat anggota tubuh, Kesulitan berdiri, berjalan dan duduk, Hiperaktif tidak dapat tenan
4. Tuna grahita juga ada tiga terdiri dari ringan, sedang dan berat, untuk yang ringan mereka masih bisa membaca, menghitung dan menulis seperti anak pada umumnya hanya saja IQ nya 50-70, kemudian untuk yang sedang mereka sering disebut imbesil dimana pada golongan ini kebalikan dari tingkat ringan artinya mereka tidak bisa membaca, menulis dan menghitung. Maka dari itu diperlukannya pengawasa, untuk tingkat ini IQ nya yaitu 35-70. Untuk tingkatan berat atau sering disebut idiot yang mana memiliki IQ 20-75 dimana dalam tingkat ini mereka tidak bisa melakukan apa pun sehingga perlu adanya perawatan dan pengawasan dalam melakukan keseharinya
Karakteristik tuna grahita
Kepala Besar, Raut muka kecil, Tengkorak ada yang membesar dan ada yang tidak, Pandangan tidak normal, Raut muka seperti tua, Sulit memingat, Sering Emosional, Lambat menguasai kemampuan dasar seperti berpakaian, mandi, buang air di toile
5. Tuna Laras
Tuna Laras ini memiliki keunikan dimana pada umum nya untuk membedakan antara anak tuna Laras dengan anak biasa begitu sulit kenap? Karena kadang anak tuna Laras perilakunya sama dengan anak anak biasa yang berperilaku nakal. Tetapi hal yang membedakan anak tuna Laras adalah bahwa anak tuna Laras sering melakukan hal hal yang sama dan menurut orang lain itu salah dan mengatakan padanya bahwa hal itu salah tetapi tetap dilakukan.
Karakteristi
Berkelahi, memukul dan menyerang, Pemarah, Suka merusak, Tidak sopan atau kurang ajar, Penentang tidak mau bekerja sama, Suka bikin ribut, Sering Bohong, Ceroboh, Mementingkan diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar