identifikasi ABK

Identifikasi ABK

Pada pembelajaran kali ini mengenai identifikasi ABK, yang mana kegiatan mengenal atau menandai sesuatu, identifikasi ABK dimaksudkan untuk mengetahui apakah anak tersebut mengalami kelainan atau penyimpangan seperti fisik, intelektual, emosi atau lain sebagainya dalam pertumbuhan dan perkembangannya.
Dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi kegiatan identifikasi ini dilakukan untuk lima keperluan yaitu berupa kegiatan penjaringan (screening), pengalihtanganan (referal), klasifikasi, pencernaan pembelajaran, dan pemantauan kemajuan belajar.
Kegiatan identifikasi ini tujuannya untuk menemukan atau mengetahui apakah anak tersebut tergolong kepada ABK atau bukan. Hal ini juga dapat dilakukan orang-orang yang dekat dengan anak seperti orang tuanya, pengasuh, guru dan pihak lainnya.
Langkah selanjutnya dapat dilakukan screening khusus secara lebih mendalam yang sering disebut assessment yang apabila diperlukan dapat dilakukan oleh tenaga profesional seperti dokter, psikologi, therapis dan lain sebagainya.
Sasaran identifikasi, seluruh anak usia pra sekolah dan sekolah dasar. Sedangkan secara khusus adalah, anak yang sudah bersekolah di sekolah reguler, anak yang baru masuk disekolah reguler dan anak yang belum atau tidak sekolah.



Komentar

Postingan Populer