Identifikasi ABK
Identifikasi ABK
Oleh. Rini Yuliani
Identifikasi kegiatan mengenal atau menandai sesuatu identifikasi anak berkebutuhan khusus dimaksud dimaksud dengan usaha seseorang orang tua guru maupun tenaga kependidikan turun untuk mengetahui apakah Anda mengalami kelainan atau penyimpangan atau fisik intelektual sosial emosional dan tingkah laku dalam pertumbuhan dan perkembangannya dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif kegiatan identifikasi anak berkebutuhan khusus dilakukan untuk 5 keperluan yaitu: Penjaringan, pengalihtanganan, klasifikasi, perencanaan pembelajaran, dan pemantauan kemajuan belajar.
Aspek Indentifikasi, itu kelainan atau penyimpangan yang dapat diketahui anak tergolong ABK kegiatan identifikasi sifatnya itu masih sederhana dan tujuannya lebih ditekankan pada menemukan atau secara kasar apakah seorang anak tergolong ABK atau bukan nah selanjutnya itu dilakukan oleh orang-orang yang dekat atau sering berhubungan dengan si anak tersebut seperti orangtuanya pengasuh guru dan pihak lainnya yang terkait dengannya langkah selanjutnya itu dapat dilakukan skrining khusus secara lebih mendalam yang sering disebut assessment yang apabila diperlukan dapat dilakukan oleh tenaga profesional seperti dokter, psikolog, neurolog, dan therapis.
Sasaran identifikasi secara umum adalah anak yang berkebutuhan khusus itu seluruh anak usia prasekolah dan usia sekolah dasar sedangkan secara khusus atau operasional sasaran identifikasi anak berkebutuhan khusus adalah. Anak yang sudah bersekolah di sekolah reguler, anak yang baru masuk di sekolah reguler dan anak yang belum atau tidak sekolah.
Petugas identifikasi untuk mengidentifikasi seorang anak apakah tergolong anak berkebutuhan khusus atau bukan dapat dilakukan oleh. Guru kelas, guru mata pelajaran atau guru BK, guru pendidikan khusus, orang tua anak, dan tenaga profesional yang terkait.
Pelaksanaan identifikasi untuk identifikasi anak usia sekolah yang belum bersekolah atau drop out sekolah maka sekolah yang bersangkutan perlu melakukan pendataan ke masyarakat sekitar kerjasama dengan kepala desa atau lurah, RT dan RW setempat jika pendataan tersebut ditemukan anak berkelainan maka proses berikutnya itu dapat dilakukan secara pembicaraan dengan orang tua murid komunitas sekolah maupun perangkat desa setempat untuk mendapatkan tindak lanjutnya
Alat identifikasi, contoh alat identifikasi sederhana untuk membantu guru dan orang tua dalam rangka menemukan Ali anak yang memerlukan layanan pendidikan khusus, tindak lanjut kegiatan identifikasi, perencanaan pembelajaran dan perorganisasian siswa, pelaksanaan pembelajaran, dan pemantauan kemajuan belajar dan evaluasi.
Komentar
Posting Komentar