IDENTIFIKASI ABK

 Jum'at, 04 Maret 2022

                     Identifikasi ABK

               Oleh Fazriah Turomdon

Pada pertemuan ini, mahasiswa pgsd semester 4 membahas mengenai materi identifikasi abk. Dimana kita bisa mengetahui  penyebab anak menjadi disabilitas intelektual, selain itu juga ada beberapa point penting yang harus kita ketahui dan pelajari. Jangan lupa baca sampai selesai yaa....

Pengertian 

Identifikasi adalah kegiatan mengenal atau menandai sesuatu, identifikasi abk di maksudkan usaha seseorang (orang tua, guru, maupun tenaga kependidikan) untuk mengetahui apakah anak mengalami kelainan (fisik, intelektual, sosial, emosional /tingkah laku) dalam pertumbuhan dan perkembangannya. 

Kegitan identifikasi abk di lakukan untuk 5 keperluan :

1. Penjaringan 

2. pengalihtanganan, contoh : dokter, psikolog, dan lain-lain yang bisa menangani anak tersebut

3. Klasifikasi, yaitu apakah si anak termasuk ke anak yang tunanetra, tunawicara atau yang lainya

4. Perencanaan pembelajaran

5. Pemantauan kemajuan belajar anak, tujuannya untuk mengetahui apakah materi yang diberikan bisa di terima dengan baik atau tidak.

Aspek identifikasi

Hal ini dapat di lakukan oleh orang-orang terdekat yang sering bergaul dengan anak, contoh : orang tua, pengasuh, guru atau lainnya. Kemudian, dapat di lakukan screening khusus secara lebih mendalam, yang dapat di lakukan oleh tenaga profesional.

Sasaran identifikasi

1. Anak yang sudah bersekolah di sekolah dasar

2. Anak yang baru masuk di sekolah dasar

3. Anak yang belum atau tidak sekolah

Petugas identifikasi

1. Guru kelas

2. Guru bk

3. Guru pendidikan khusus

4. Orang tua

5. Tenaga profesional

Pelaksanaan idetifikasi

1. Menghimpun data tentang anak

2. Menganalisis data dan mengklasifikasi anak

3. Mengadakan pertemuan konsultasi dengan kepala sekolah

4. Menyelenggarakan pertemuan kasus

5. Menyusun laporan hasil pertemuan kasus

Alat identifikasi

1. Form 1 : informasi riwayat perkembangan anak

2. Form 2 : informasi atau data orang tua

3. Form 3 : informasi profil kelainan anak (bila memungkinkan form ini di buat oleh ahli PLB/ ortho pedagog)

Tindak lanjut kegiatan identifikasi

1. Perencanaan pembelajaran dan pengorganisasian

2. Pelaksanaan pembelajaran

3. Pemantuan kemajuan belajar dan evaluasi

Penyebab anak terlahir dengan disabilitas intelektual :

1. Non organik 

kemiskinan, sosiokultural. Contoh:

a. memakan makanan yang tidak bernutrisi

b. memakan makanan yang tidak bergizi

2. Organik

a. Kelainan kromosom (perkawinan antara seorang laki-laki dan perempuan)

b. Gangguan pertumbuhan otak karena kelainan kromosom

c. Perinatal :melahirkan dengan proses prematur, asfiksia, ataupun trauma lahir

d. Postnatal : trauma kepala berat, gizi buruk ataupun infeksi



Komentar

Postingan Populer