Review materi
11 Februari 2021
Siti Putri Annisa Ulwahidah
Pendidikan Inklusi dibuat untuk meniadakan perbedaan di bidang pendidikan untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) dan tidak diskriminasi terhadap ABK bagi ATBK (Anak Tidak Berkebutuhan Khusus). Adanya program pendidikan inklusi di sekolah reguler bagi ABK dan ATBK harus beradaptasi, supaya bagi ATBK tidak kaget terhadap orang yang berkebutuhan khusus, dan bagi ABK merasakan tidak ada perbedaan antara mereka yang sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan.
Program pendidikan inklusi, diperuntukan bagi sekolah yang telah memenuhi syarat bagi ABK diantaranya adanya pendamping bagi ABK, kurikulum pembelajaran yang diperkhususkan untuk ABK, penilaian yang berbeda, dan sarana dan prasarana yang di sesuaikan.
Dalam landasan filosofis, pendidikan hak manusia tanpa batasan. Secara filosofis saja sudah terlihat pendidikan tanpa batasan, itu karenanya di adakan nya pendidikan inklusi yang dapat menciptakan suasana tanpa melihat perbedaan secara kekurangannya atau kelebihannya.
Sasaran dari pendidikan inklusi diperuntukan bagi seluruh nya, ATBK tidak mendiskriminasi ABK, ABK tidak merasakan perbedaan, guru menciptakan suasana harmonis, dan orang tua menerima bahwa anaknya (ABK) memiliki kelebihan.
Dari pembelajaran ini yang kita dapat jangan pernah membedakan seseorang dari segi pendidikan, kita memiliki hak dalam pendidikan. Kita tidak tahu, termasuk kedalam apa kita ini bisa ABK atau ATBK. Karena orang yang jenius bisa termasuk kedalam kategori ABK. Kategori ABK tidak hanya yang menyerang secara kognitif tetapi ada pula secara fisik, oleh karenanya bersyukurlah atas apa yang telah diberikan Allah kepada kita. Mengeluh boleh menyerah jangan, karena ada yang ingin berada di posisi kita.
Komentar
Posting Komentar