Pentingnya Pendidikan Inklusi

Oleh Erwin Hidayatullah

Pendidikan inklusi merupakan sistem pendidikan yang menyatukan atau menggabungkan anak-anak berkebuyuhan khusus (ABK) dengan anak-anak yang normal tanpa membeda-bedakan kelainan yang dimilikinya, seperti halnya anak yang sulit dalam hal membaca. Tujuan dari pendidikan Inklusi ini adalah agar anak-anak mampu mengatasi kelemahan dirinya, dan mampu besosialisai dengan baik terhadap lingkungan sekitar. Supaya anak ABK terhindar dari yang namanya depresi karena anak ABK ini harus di memerlukan perhatian khusus, karena setiap anak yang dilahirkan memiliki hak dan kewajiban yang sama yakni memperoleh pendidikan dengan sebaik-baiknya.

Hal tersebut sudah diatur dan ditetapkan dalam UU No. 20 tahun 2003 mengenai Sisdiknas (sistem pendidikan nasional), pasal 5, pasal 1 dan 2 : 

  1. Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.
  2. Warganegara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial berhak memperoleh pendidikan khusus
Oleh karena itu, tujuan utama dalam pendidikan inklusi adalah untuk memenuhi hak asasi manusia atas pendidikan, anak-anak ABK juga memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan Anak-anak biasa.

Adapun ciri-ciri Anak Bekelainan Khusus adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki kelainan sensorik, seperti cacat penghilatan (tunanetra), cacat pendengaran (tunarunggu), dan lain sebagainnya.
  2. Memiliki kelainan dalam pengucapan bahasa, susah mengucapkan bahasa sehari-hari atau tunawicara.
  3. Ketidakmampuan belajar dengan serius, anak yang mengalami ABK, biasanya mereka tidak fokus dalam hal belajar, bahkan kecerdasan rata-rata yang dimilikinya dibawah anak-anak normal pada umunnya. Karena Kognitif dan intelektualnya kurang, dan lebih kebada bermain bahkan ada yang hyper aktif.
  4. Perilaku menyimpang atau gangguan Emosional, anak yang mengalami ABK akan sulit mengontrol sikap, emosi, dan kepripadian dirinya ia akan merasa emosi bahkan bisa menyakiti dirinya sendiri jika keinginannnya tidak di turuti.

Manfaat yang dapat diterima dari pendidikan inklusi ini bagi guru adalah sebagai berikut:

  1. Seorang guru akan memperoleh kesempatan belajar dan cara belajar menggunakan settingan pendidikan inklusi.
  2. Terampil melakukan berbagai hal dalam mengajar siswa yang memiliki keterbelakangan yang berbeda-beda atau beragam.
  3. Mampu mengatasi berbagai tantangan.
  4. Mempunyai peluang untuk mengembangkan diri dan menggali potensi diri seorang guru.

Manfaat yang dapat diterima dari pendidikan inklusi ini bagi siswa adalah sebagai berikut:

  1. Mampu menumbuhkan rasa percaya diri diri sendiri dan menghilangkan stigma negatif terhadap ABK.
  2. Mampu berinteraksi dengan baik, dan dapat menjalin petemanan walapun berbeda.
  3. Siswa dapat menerima perbedaan yang ada, dan menghindari Bullying terhadap anak-anak ABK

Kesimpulan

Untuk itu pendidikan inklusi sangat penting bagi sebuah lembaga pendidikan, selain guru di tuntun untuk bisa memberikan pelajaran guru, dalam menghadapi ABK haruslah sabar, karena mereka juga seorang siswa yang sama seperti kita, cuma bedanya adalah mereka memiliki kelaianan, tetapi jangan sampai ketika berfikir anak tersebut memiliki kelainan, kita merasa malas untuk mendidiknya, pola pikir seperti itulah yang  harus di hilanglangkan. Memang seorang ABK memiliki guru khusus, namun jika suatu saat kita disuruh, mungkin diri ini harus siap. 

Untuk itulah seorang guru harus bisa multitalent, guru harus sabar, karena mereka juga butuh pendidikan yang memadai. 

Komentar

Postingan Populer