klasifikasi dan karakteristik ABK
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memiliki arti yang lebih luas dibandingkan pengertian Anak Luar Biasa. ABK adalah anak yang dalam pendidikan memerlukan pelayanan yang spesifik, berbeda dengan anak pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus ini mengalami hambatan dalam belajar dan perkembangan. Oleh karena itu memerlukan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan belajar masing-masing anak.
Secara umum rentangan anak berkebutuhan khusus meliputi dua kategori yaitu anak berkebutuhan khusus permanen, yaitu akibat dari kelainan tertentu, dan anak berkebutuhan khusus temporer, yaitu mereka yang mengalami hambatan dalam perkembangan dan belajar karena kondisi dan situasi lingkungan. Anak berkebutuhan khusus temporer apabila tidak mendapatkan intervensi yang tepat dan sesuai dengan hambatan belajarnya bisa menjadi permanen. Secara umum faktor yang menyebabkan hambatan belajar ada tiga, yaitu (1) faktor lingkungan (2) faktor internal/ diri sendiri (3) kombinasi diantara keduanya.
Jenis-jenis anak berkebutuhan khusus yaitu :
1.Tunanetra (penglihatan)
2.Tunarungu (pendengaran)
3.Tunalaras (Gangguan emosi dan perilaku)
4.Tunadaksa (Sistem saraf terganggu)
5.Cerbal palsy (kelumpuhan otak)
•Karakteristik Anak Tunanetra
mata juling, sering berkedip, menyipitkan mata, kelopak mata merah, sering berkedip, infeksi dimata, gerakan mata tak beraturan dll
•Karakteristik Anak Tunarungu
Berjalan kaku dan sedikit membungkuk, gerakan mata cepat, agak beringas, lincah, pernafasannya pendek dan terganggu, emosi bergejolak, ketidakmampuan untuk berkomunikasi dll.
Klasifikasi Anak Tunarungu :
Ringan : 25-45db, sulit merespon suara-suara dari jarak agak jauh.
Sedang : 46-70db, sulit mendengar dengan jarak 3-5 kaki.
Berat : 71-90db, hanya dapat mendengar dengan jarak sangat dekat.
•Karakteristik Anak Tunalaras
Berkelahi, memukul dan menyerang, Pemarah, Suka merusak, Tidak sopan atau kurang ajar, Penentang tidak mau bekerja sama, Suka bikin ribut, Sering Bohong, Ceroboh, Mementingkan diri sendiri
•karakteriatik Anak Tunadaksa
Anggota gerak tubuh lemah, kaku, lumpuh, Kesulitan dalam bergerak, Terdapat cacat anggota tubuh, Kesulitan berdiri, berjalan dan duduk, Hiperaktif tidak dapat tenang
•Karaktetistik Anak Tunagrahita
Kepala Besar, Raut muka kecil, Tengkorak ada yang membesar dan ada yang tidak, Pandangan tidak normal, Raut muka seperti tua, Sulit memingat, Sering Emosional, Lambat menguasai kemampuan dasar seperti berpakai an, mandi, buang air di toilet.
Komentar
Posting Komentar